Love, Woman.
  • Home
  • Beauty
    • Skincare
      • Cleansing
      • Toner
      • Essence
      • Ampoule
      • Serum
      • Moisturizer
      • Sunscreen
    • Makeup
      • Primer
      • Complexion
      • Eye Product
      • Lip Product
    • Bodycare
    • Haircare
    • Tools
    • Event
  • Fashion
  • Lifestyle
    • Travel
    • Hangout
    • Food
  • About
  • Contact
Review L’oreal Paris Revitalift Crystal Micro-Essence

Hai beauties, akhirnya aku bisa post review yang aku sendiri sangat nanti-nantikan karena memang produk ini bagus banget hasilnya di kulit aku. Pasti kebanyakan dari kalian udah pernah lihat produk ini di drugstore ataupun di iklan TV, Youtube, Instagram, or else. L'Oreal Paris Revitalift Crystal Micro-Essence, ini dia produk ajaib yang membuat kulitku sembuh dalam sebulan. Kulitku sebetulnya bukan sakit ya, tapi kalau kalian suka lihat instagram ku atau di story pasti kalian tau bahwa kulitku sangat bermasalah karena super sensitif dan banyak jerawat radang. Setelah pakai produk ini, kulitku jadi super halus. Kok bisa? Silahkan baca reviewnya sampai habis, aku akan jelasin tentang essence kecintaanku ini :D


Packaging
As you can see, L'Oreal Paris Revitalift Crystal Micro-Essence ini botolnya cantik banget, desainnya simpel. Aku suka gambar daun centella warna silver, elegan aja gitu. Kebetulan waktu itu aku beli di Jakarta X Beauty jadi dapat engraved nama, jadi botolnya ditulisin namaku, cantik banget kan hihi. Sayangnya keterangan di botol tidak selengkap keterangan di box-nya, jadi mohon disimpan aja box-nya siapa tau kamu butuh untuk cek expired atau PAO-nya.

Cara penggunaan : Gunakan pagi dan malam pada kulit yang sudah dibersihkan, sebelum pelembap atau pelindung UV. Tuangkan 3-4 tetes pada telapak tangan dan tepuk secara perlahan pada kulit wajah hingga meresap optimal. 

Karena pada L'Oreal Paris Revitalift Crystal Micro-Essence terdapat exfoliator, walaupun mild, namun aku enggak mau ambil resiko, jadi aku hanya pakai essence ini di malam hari. Lagi pula di pagi hari aku cuma pakai sunscreen, jadi menurutku kurang tepat kalau pakai essence ini di pagi hari, karena aku tidak pakai skincare di pagi hari. Tapi ini versi aku ya. Kalau kamu stay dirumah dan biasa pakai skincare di pagi hari silahkan aja pakai essence ini, karena fungsi essence wajah yang satu ini adalah boosting skincare yang kita gunakan hingga skincare bekerja dengan maksimal.

Ingredients
Aqua/Water, Butylene Glycol, Alcohol, Hydroxyethylpiperazine Ethane Sulfonic Acid, Propanediol, PPG-6-Decyltetradeceth-30, Caprylyl Glycol, Salicylic Acid, Sodium Hydroxide, P-Anisic Acid, Adenosine, Capryloyl Salicylic Acid, Acetyl Trifluoromethylphenyl Valyglycine, Disodium Edta, Parfum/fragrance, Madecassoside, Benzyl Salicylate, Limonene, Linalool, Benzyl Alcohol, Pentylene Glycol, Faex Extract/Yeast Extract, Tocopherol (F.I.L B230141/1)


Review L’oreal Paris Revitalift Crystal Micro-Essence
Review L’oreal Paris Revitalift Crystal Micro-Essence

Results
Pertama aku mau bahas hasil berdasarkan claim yang tercantum di keterangan produk essence ini. Claim yang pertama adalah teksturnya light & watery sangat ringan sehingga cepat menyerap dan menembus hingga ke 10 lapisan, menjadikan kulit lebih terhidrasi, plump dan segar. Aku rasa claim pertama ini terbukti benar, karena hasilnya melembapkan kulit wajahku, menghidrasi kulit dan rasanya kulitku jadi fresh banget.

Claim yang kedua adalah pada essence wajah ini terdapat Centella Asiatica yang bekerja dari dalam, menyamarkan garis halus, untuk kulit yang halus dan tampak lebih muda. Tau kan Centella Asiatica lagi hits banget belakangan ini karena sangat bagus untuk calming dan memperbaiki tekstur kulit. Aku pribadi sangat setuju sama claim yang kedua ini karena memang menghaluskan kulit wajahku yang benar-benar halus. Really, aku cinta banget sama kulitku sekarang. Walaupun masih ada bekas jerawat, tapi setiap aku pegang muka aku saat cuci muka atau saat pakai skincare, kulitku terasa sangat halus. Selain itu tekstur kulitku juga membaik, walaupun masih ada bopeng bekas jerawat, tapi tekstur pori-pori yang dulu lebar kini jadi lebih kecil. Kenapa bisa kecil? Jawabannya ada di claim yang ketiga.

Claim yang ketiga adalah produk essence ini mengandung Skin Brightening Actives yang terdiri dari Mild Exfoliating Hepes 5% berfungsi untuk mengangkat sel kulit mati yang berada di Stratum Corneum (lapisan epidermis paling luar) dan Salicylic Acid 0,2% ph <5,5 berfungsi untuk mempercepat regenerasi kulit dan membersihkan kulit dari dalam hingga luar. Menurutku claim yang ketiga ini juga sangat benar, karena hasil exfoliate-nya kulitku jadi lebih bersih, halus, dan yang paling penting adalah kulitku terlihat lebih cerah. Tidak ada ladi sel kulit mati yang menumpuk di wajahku, happy banget deh!

Pro
  • Hasilnya di kulitku setelah sebulan pemakaian sangat sesuai dengan claim, which is sooo good!
  • Harganya terjangkau, karena aku pakai selama sebulan aja baru ngurang sedikit banget. Perkiraanku sih 130ml itu bisa dipakai 2-3 bulan bahkan lebih hehe.
Cons
  • NOTHING. Hehe. 
Review L’oreal Paris Revitalift Crystal Micro-Essence

So itu dia review yang sangat jujur dari aku. Aku super seneng banget karena sangat memperbaiki tekstur kulitku yang amburadul ini. Jerawatku juga membaik, perlahan 1 per 1 hilang, begitu juga dengan bekas jerawatku, perlahan memudar. Yaa walaupun sekarang masih sisa jerawat dan bekasnya, tapi aku akan sabar, setelah 1 botol habis pasti jerawat dan bekasnya bisa hilang, yang penting konsisten dan pakai rangkaian skincare yang cocok juga.

Ok then semoga kalian terbantu dengan review-ku kali ini. Aku benar-benar merekomendasikan L'Oreal Paris Revitalift Crystal Micro-Essence. Jujur ya, siapapun yang punya masalah kulit rata-rata aku rekomen essence ini karena memang sebagus itu hasilnya di kulitku.

Harga L'Oreal Paris Revitalift Crystal Micro-Essence
65 ml - Rp. 115.000,-
130 ml - Rp. 199.000,-

Tersedia di Dept. Store atau Drugstore seperti Guardian, Watson's, dll. Untuk online bisa didapatkan melalu E-Commerce platforms seperti Sociolla, Lazada, Shopee, Tokopedia.

untuk informasi lebih lanjut cek disini : http://bit.ly/LOREAL-WEBSITE

See you on my next post!

Love,
R i z t `
Review Himalaya Herbals Purifying Neem Mask

Hai semua, gimana liburannya? Udah mulai aktifitas seperti biasa lagi yaa sekarang. Liburan lupa pakai skincare enggak? Aku lagi agak berjerawat nih karena selama liburan makan dan jajan sembarangan, tidur lebih larut malam bahkan kadang begadang, ketiduran lupa pakai skincare. Alhasil nongol jerawat deh dimana-mana. Setelah aku sadar dan aku pakai skincare lagi, aku juga merawat mukaku dengan masker untuk jerawat yaitu Himalaya Herbals Purifying Neem Mask. Ada yang tau brand Himalaya? Sebetulnya brand ini udah lama ada di Indonesia, aku sendiri udah pernah punya dan pakai lip balm-nya karena kata Mama-ku bagus buat nyembuhin bibir yang kering banget dan ternyata emang bagus sih, murah pula hehe. Nah disini aku mau review maskernya Himalaya karena ternyata cukup unik juga maskernya. Kenapa unik? Yuk baca reviewnya sampai selesai!

Review Himalaya Herbals Purifying Neem Mask

Packaging
Packaging dari Himalaya Purifying Neem Mask bisa terbilang cukup simpel dan sederhana, mungkin karena konsep mereka dari awal sudah seperti itu ya. Tube seperti facial wash berwarna putih dengan logo Himalaya dan gambar daun. Keterangannya sudah cukup lengkap menurutku, ada deskripsi, cara penggunaan, manfaat, ingredients, expired date, mfg, BPOM, dll.

Cara Pakai Himalaya Herbals Purifying Neem Mask
Cara Pakai Himalaya Herbals Purifying Neem Mask

Cara penggunaan :
Aplikasikan pada wajah dan leher, hindari daerah mata. Biarkan mengering 10-15 menit, lalu bilas dengan air dingin. Gunakan 2 kali dalam seminggu. Jangan gunakan pada wajah yang sedang meradang.

Info tambahan, sebaiknya gunakan masker pada sore atau malam hari. Karena gini, masker Himalaya ini kan bekerja untuk menyerap minyak di wajah, otomatis minyak di pori-pori juga ikut bersih. Nah kalau udah bersih sebaiknya pakai skincare lalu tidur agar kulitnya bisa istirahat dan skincare bisa bekerja dengan lebih baik. Kalau pakai maskernya di pagi hari, pori-pori yang udah bersih jadi kena kotoran lagi (make up / sunscreen) jadi efek maskernya enggak bisa bekerja dengan baik kan? Begitu kira-kira.

Review Himalaya Herbals Purifying Neem Mask

Texture
Disini aku boleh komen ya masker Himalaya Neem Mask ini terbilang cukup unik karena bentuknya seperti masker bubuk yang sudah dicampur air lalu dimasukkan ke tube. Menurutku sih begitu ya, karena memang persis seperti masker bubuk yang sudah diaduk dengan air. Wangi tumbuhannya sangat kuat karena kandungan utamanya adalah daun Neem, selain itu juga mengandung Turmeric.

Daun Neem sendiri adalah tumbuhan yang berasal dari India, kalau di Indonesia lebih dikenal dengan nama daun Nimba. Daun Neem kaya akan antioksidan dan berfungsi untuk melindungi kulit dari radikal bebas, mengurangi terjadinya kerusakan sel kulit mati. Senyawa antioksidan dari daun Neem mengandung antiseptik yang berfungsi untuk mengatasi jerawat dan mengurangi kemerahan pada kulit. Itulah mengapa masker Himalaya ini dikhususkan untuk kulit berjerawat.

Bahan lainnya yang ada di masker ini adalah Turmeric. Kalian tau Turmeric? Turmeric adalah Kunyit. Tau kan kunyit yang biasa dipakai untuk masak? Selain untuk masak tentunya Kunyit juga dapat digunakan untuk wajah karena berperan baik sebagai antiseptik dan antibakteri yang dapat mengatasi jerawat. Selain itu Kunyit juga dapat digunakan untuk mencerahkan kulit wajah.

Review Himalaya Herbals Purifying Neem Mask

Results
Kering! Satu kata utama yang bakal aku bahas karena hasil pakai masker ini kulit aku jadi kering. Tapi enggak parah sampai dehidrasi, enggak. Cuma waktu aku pakai masker ini memang terasa banget minyak di kulitku keangkat semua, kulit jadi bersih dan jerawatku ada yang kempes ada juga yang kering. Tapi yang paling bikin aku terkejut adalah ketika pagi harinya mukaku enggak terlalu berminyak seperti biasanya.

Jadi aku tuh kalau pakai masker pasti sebelum tidur, setelah maskeran biasanya aku pakai skincare terus tidur. Khusus kemarin waktu aku coba pakai si masker Himalaya ini aku enggak pakai skincare dan langsung tidur. Besok paginya dengan ajaib mukaku yang biasanya berminyak jadi enggak berminyak sama sekali. Berminyak ada tapi sangat sangat sedikit di bagian T-Zone. So menurutku sebaiknya ikuti anjuran cara penggunaan, yaitu gunakan selama 10-15 menit jangan dibiarkan lebih dari 15 menit. Lalu gunakan 1-2x dalam 1 minggu, jadi jangan dipakai setiap hari.

TAPI kalau kulitmu berminyak parah dan ingin mengurangi kadar minyak, silahkan gunakan 2 hari 1x jadi selang seling aja gitu pakainya Senin, Rabu, Jumat, Minggu. Minggu depannya pakai di hari Selasa, Kamis, Sabtu. Yaa dua hari sekali, paham lah ya. DAN jangan lupa juga tetap gunakan skincare terutama moisturizer agar kulitmu tetap terjaga kelembapannya. Ingat : berminyak bukan berarti lembap ya, makanya kulit berminyak juga harus menggunakan moisturizer.

Anyway sekali lagi, hasil penggunaan di setiap kulit berbeda ya. Tapi memang sebaiknya masker ini untuk kulit berminyak sih soalnya sangat menyerap minyak di wajah.

Pros
  • Sesuai dengan claim, mengurangi jerawat dan mengurangi kemerahan.
  • Harga terjangkau.
  • Cara penggunaannya mudah.
Cons
  • Kalau salah cara pakainya bisa mengakibatkan kulit jadi sangat kering. Namun efeknya tidak selalu sama, tergantung dengan jenis kulit kita.
Gimana, siap untuk coba Himalaya Herbals Purifying Neem Mask? Aku sih rekomen ya untuk kulit yang berjerawat karena claimnya semua benar-benar nyata, bukan cuma janji doang. Tapi ingat untuk tetap pakai moisturizer kalau enggak mau kulit diterpa kekeringan.

Untuk kalian yang belum tau beli masker ini dimana, kalian bisa beli di Alfamart seluruh Indonesia. Mudah banget kan carinya tinggal ke Alfamart aja. Atau kalau mau pesan online kalian bisa order di Tokopedia dan Shopee.

Tokopedia : bit/ly/HimalayaHerbalsTokopedia
Shopee : bit.ly/HimalayaHerbalsShopee

Kalau kalian mau kepo apa aja produknya Himalaya, kalian bisa cek instagramnya di @himalayaherbalsindo.

Ok then, see you on my next review! Kalau ada yang mau di request review misalnya review masker lain untuk kulit jerawat, review skincare untuk kulit kemerahan, atau review apapun itu silahkan komen dibawah ini biar aku makin semangat nih review di blog :D

Love,
Rizka

#HimalayaHerbals #HimalayaNeem #AlamiKehidupanmu #GoWithNature #Alfamart
Review Kusuma Beauty Clinic Pondok Indah
Kusuma Beauty Clinic, Pondok Indah, Jakarta
Hi beauties, balik lagi ke beauty session di Maroon Freeday! Tapi kali ini aku bukan review makeup ataupun skincare, melainkan review face treatment. Kenapa treatment? Karena seperti yang kalian tau, terkadang kita membutuhkan face treatment agar wajah terlihat lebih sehat, lebih terawat, dan pastinya juga terlihat lebih cantik. Sebagai wanita aku happy banget kalau terlihat cantik, karena cantik juga menambah rasa percaya diri aku. Cantik dan percaya diri menurutku adalah dua hal yang saling berkaitan karena terlihat cantik akan menambah rasa percaya diri sehingga dapat memancarkan energi positif di sekitar kita.

Cantik menurutku bukan harus punya paras wajah yang cantik, tapi juga termasuk kebersihan dan kesehatan wajah itu sendiri. Makanya selain rutin menggunakan skincare, aku juga suka treatment karena dapat membantu mengurangi masalah kulit dengan lebih cepat. Contohnya face treatment dari Kusuma Beauty Clinic yang aku review ini, aku suka banget sama hasilnya karena langsung membuat wajah aku jadi glowing dan tentunya memperbaiki tekstur wajahku yang tidak rata karena jerawat serta scars bekas jerawat. Tapi untuk kalian yang tidak memiliki masalah dengan jerawat jangan khawatir, karena Kusuma Beauty Clinic menyediakan berbagai macam treatment untuk memenuhi kebutuhan kulit kalian. Sebelum aku kasih tau treatment apa aja yang ada di Kusuma Beauty Clinic, aku mau share review tentang treatment Blue Light Facial for Acne.

Blue Light Facial adalah facial yang menggunakan teknologi sinar biru yang berfungsi untuk mengurangi kemerahan, mengeringkan jerawat dan membersihkan bakteri yang ada di kulit kita. Iya bakteri, jerawat kan terbentuk karena bakteri. Makanya kalau mau wajahnya terhindar dari jerawat harus rajin double cleansing biar bakterinya hilang. So langsung aja aku jelasin step by step facial Blue Light ini yaa.

Review Kusuma Beauty Clinic Pondok Indah

1. Cleansing
Seperti biasa, dimanapun kita facial, step pertama pasti cleansing. Disini cleansingnya pakai milk cleanser dan scrub. Jadi wajah kita dibersihin dulu pakai milk cleanser sambil dipijit sedikit, lalu diangkat pakai kapas. Setelah itu dibersihkan menggunakan scrub. Scrubnya menurutku agak besar tapi enggak harsh/kasar jadi nyaman aja di kulitku, malah lebih terasa bersihnya.


2. Uap dan Ekstraksi Komedo
Setelah wajah dibersihkan selanjutnya adalah ekstraksi komedo. Untuk mempermudah ekstraksi maka sebelumnya wajah kita di uap terlebih dahulu menggunakan alat seperti di gambar. Uap dilakukan sekitar 3-5 menit untuk membuka pori-pori agar komedo lebih mudah dikeluarkan. Ekstraksi komedo dilakukan menggunakan Comedo Extractor. Kalian pasti udah familiar banget sama alat ini ya, banyak dijual dimana-mana kok, terbuat dari stainless steel dan diujungnya ada bulatan untuk menekan area di sekitar pori-pori sampai komedo kita keluar. Ya memang agak sakit, tapi setelah itu kulit kita jadi bersih hehe. Beauty is pain, girls.


3. Anti Radang dan Serum
Karena ekstraksi komedo agak 'menyakiti' kulit hingga merah-merah, perlu menggunakan anti radang agak kulit tidak radang dan iritasi. Alatnya seperti di gambar yang sebelah kiri. Kalau yang sering facial pasti tau juga ya, aku sering liat juga di tempat facial lain alatnya seperti ini. Setelah itu diberi serum sambil pakai roller agar serumnya cepat menyerap ke kulit.


4. Blue Light
Ini dia yang bikin facialnya beda dari tempat lain, di Kusuma Beauty Clinic ada yang namanya Blue Light. Treatment ini menggunakan teknologi sinar biru yang berfungsi untuk mengurangi kemerahan, mengeringkan dan mengempeskan jerawat, serta mematikan bakteri yang ada di kulit kita. Waktu pakai blue light ini rasanya hangat, jadi bukan laser ya, beda. Kalau laser sejauh yang pernah aku alami sih rasanya agak nyelekit di kulit. Kalau blue light ini rasanya hangat aja, enggak nyelekit.
Setelah menggunakan blue light, step terakhir yang dilakukan adalah memakai sheet mask. Dari blue light yang hangat, lalu pakai sheet mask yang dingin, rasanya kayak nyosss gitu adem banget haha.

Selesai deh treatmentnya! Setelah treatment aku konsul ke dokternya, dan ya memang aku harus menyelesaikan masalah jerawat ini dulu. Jerawat memang enggak jauh sama yang namanya pola hidup teratur which is sampai sekarang aku belum bisa ikutin pola hidup yang teratur banget.
  • Tidur malam maksimal jam 10 (22:00). Sampai sekarang kayaknya aku belum pernah tidur jam 10 deh, pasti jam 12. Ya tidurku teratur, jam 12 malam. Harusnya jam 10 ya, aku akan coba tapi enggak bisa janji haha sad.
  • Pola makan teratur! Selain jamnya teratur, makan pagi jam 6-7, makan siang jam 12-13, makan malam jam 18-19. Jam-nya sih udah teratur, tapi makanannya ituu, aku masih suka bandel makan junk food huhu. Jangan ditiru ya gaes, junk food bikin kulit rusak sebetulnya.
  • Minum minimal 2 liter sehari. Kalau minum sih aku banyak, tapi kalau lagi khilaf ya suka lupa minum gitu. Jangan ditiru ya, kalian harus minum yang banyak! Aku juga sekarang pakai botol yang 2 liter biar enggak perlu bulak balik ke dispenser untuk isi botol lagi hehe.
Selain menjaga pola hidup tentunya perlu skincare yang tepat juga. Nah dari treatment ini dokter menyarankan untuk menggunakan day cream dan night cream dari Kusuma Beauty Clinic. Aku udah pakai keduanya, teksturnya agak tebal namun cepat menyerap di kulit. Aku pakai cream ini hanya sampai jerawatku menghilang, jadi hanya aku pakai sekitar 1 minggu, setelah itu aku kembali menggunakan skincare milikku seperti biasa.

Sekian cerita dari aku, actually aku sangat merekomendasikan treatment blue light ini untuk kalian yang masih struggle sama jerawat dan kulit yang kemerahan. Mau treatment bareng aku? Yuk boleh banget DM aku aja via instagram di @maroonfreeday, aku juga mau balik treatment lagi ke Kusuma Beauty Clinic hihi. Harga untuk Blue Light Treament ini sebesar Rp. 350.000,-. Bisa dilakukan 1-2x dalam sebulan atau sesuai dengan anjuran dokter dari klinik Kusuma.

Kusuma Beauty Clinic
Jl. Metro Pondok Indah No. 28 Kav. UF 13
Rt. 05 Rw. 14, Pondok Pinang, Kec. Kebayoran Lama
Jakarta Selatan, 12310

Selain treatment ini juga ada Facial Oxy seharga Rp. 250.000,- dan treatment lainnya yang kamu butuhkan. Coba datang dulu aja, enggak perlu reservasi kok, langsung datang dan langsung treatment.

Okeee then, see you on my next post!

Love,
R i z t `


Pantai Nusa Dua Bali

Hai! Lama banget aku enggak posting blog yaa. Aku memang lagi vakum kemarin karena agak lelah sama kehidupan real. Lebih lelah lagi sama kehidupan dunia maya yang banyak lika liku, lebih banyak drama daripada kehidupan real aku haha. Makanya kemarin aku menikmati liburan di Bali selama seminggu. 3 hari perjalanan PP, 4 hari stay di Bali. Perjalanannya 3 hari? Kok lama? Ya lama karena aku naik mobil kesananya hahaha. Perjalanan berangkat 2 hari, pulang 1 hari. Kok bisa beda? Yaa karena.. Simak dulu deh ceritaku ini :D

Tol Surabaya

Aku berangkat hari Senin sore tanggal 8 Juli 2019 sekitar pukul 17:20. Salahnya disini aku berangkat terlalu sore, alhasil terjebak macet selama 3 jam di Cikunir, Bekasi. Akhirnya bisa jalan lancar dan bisa mampir ke rest area KM 19 sekitar pukul 23:40. Lanjut jalan lagi, tapi kita semua ngantuk (aku pergi bertiga sama pacar dan adeknya hehe) akhirnya mampir ke rest area KM 39 untuk tidur. Ya kita semua tidur di mobil hehe. Sekitar pukul 5:00 kami lanjut jalan lagi, siang sekitar pukul 11:20 balik istirahat lagi di rest area KM 429. Sebelumnya sempat berhenti di KM 379 di tol Batang - Semarang, tapi cuma jajan aja sambil istirahatin mobil (mobil juga bisa capek kak :( ). Rest area KM 429 termasuk yang nyaman banget karena kamar mandinya bersih dan lumayan besar, bahkan ada tempat duduk buat nunggu disitu.

Penyebrangan Ketapang Bali

Setelah istirahat, tentunya lanjut jalan lagi biar cepat sampai di Bali haha. Tapi ternyata enggak bisa secepat itu gengs, karena baru bisa sampai pelabuhan Ketapang pada pukul 23:00. Waktu sampai di pelabuhan, petugas meminta SIM dan STNK pengendara. Biaya yang dikenakan untuk menyebrang adalah Rp. 159.000,-, biaya tersebut udah termasuk orang, jadi tidak dihitung perorangan lagi, 1 mobil = 159k. Kapal yang kita naiki random, enggak bisa pilih ya haha. Aku saranin di atas kapal pakai jaket atau sweater karena anginnya kenceng banget sis! Oh ya selama di kapal aku berdiri di luar ruangan, sengaja biar kena angin dan enggak mabok. Karena kalau duduk doang di dalam ruangan beuh berasa banget goyangnya, pusing yang ada.

Hotel Horison Seminyak Bali
Hotel Horison Seminyak Bali

Sekitar pukul 00:42 tanggal 10 Juli 2019 kami mendarat di Bali dan melanjutkan perjalanan lagi, sampai akhirnya sekitar pukul 8:00 kami sampai di Hotel Horison Seminyak. Ya, kami menginap disana, harganya saat itu Rp. 540.000,-/malam. Tentu aja sesuai dengan harganya, hotelnya nyaman banget, kasurnya besaaaaarr sekali karena kamar yang aku tempatin ini kayak dua kasur didempetin jadi satu gitu jadi guede banget haha.

Pantai Double Six Seminyak Bali
Pantai Double Six Seminyak Bali

Made Manis Gelato Seminyak Bali

Anyway aku ngerasa beruntung banget bisa menginap di Horison Seminyak karena ternyata sangat dekat dengan pantai 66 a.k.a Double Six Beach. Kalau kalian tau La Plancha, beach club yang posisinya persis di depan Sunset, nah kalian tinggal jalan aja sekitar 400m dari Hotel Horison. Di sekeliling hotel pun banyak toko baju, tas, aksesoris, resto kecil, toko gelatto, semuanya bisa dijangkau dengan jalan kaki. Aku sempat mampir ke Warung Made untuk beli gelatto. Tempatnya enak karena modelnya kayak foodcourt dan ada toko bajunya juga. Waktu aku datang kesana juga ada live music-nya.


Aku enggak akan panjang lebar cerita aku main kemana aja selama di Bali, karena nanti akan aku upload di Youtube Channel-ku. Kalau udah aku post nanti aku share linknya disini dan di instagramku.

Biaya kasar yang dibutuhkan untuk ke Bali naik mobil sebetulnya lebih hemat dibanding naik pesawat (harga normal) kalau kalian perginya ber-3 atau ber-4 karena kan ongkosnya jadi dibagi rata tuh. So aku rinciin aja nih biayanya :
  • Hotel - 300.000 (1 kamar) x 4 malam : 1.200.000
  • Bensin - 1 minggu : 1.900.000
  • E-money / e-toll : 2.000.000
  • Penyebrangan kapal ferry - 159.000 x 2 (pp) : 318.000
Totalnya Rp. 5.418.000,- dan itu dibagi 4 orang, misal kalian perginya ber-4 berarti perorang hanya keluar budget Rp. 1.354.500,- untuk akomodasi (diluar budget makan ya). Untuk hotel sebetulnya ada yang lebih murah, kalian bisa cek di aplikasi OYO, RedDoorz, atau aplikasi lainnya. Kalau kalian mau neken budget banget aku saranin sih OYO atau hotel kapsul gitu. Atau bisa juga ke guest house, banyak juga yang murah kok. Kemarin aku sempat liat ada hotel/guest house yang harganya 100-200k, tapi ya memang posisinya enggak dekat sama pantai, sesuai sama harga deh hehe.

Btw, budget tol sama bensin udah termasuk untuk jalan ke Nusa Dua ya, karena aku kemarin ke Nusa Dua hehehe. Pokoknya total bensin sama e-toll itu udah termasuk untuk jalan-jalan di Bali hehe.

Jadi, minat pergi ke Bali naik mobil? Seru banget sih menurutku bener-bener berasa jalannya, ya iya lah ya perjalanannya 1 hari hahaha. But so much fun, bahkan aku udah berencana mau kesana lagi tahun depan, ya tentu aja naik mobil lagi :D

Sekian cerita dari aku, semoga bisa bermanfaat untuk kalian semua yang mau travelling ke Bali. See you on my next story!

Love,
R i z t `



Hai beauties! Balik lagi ke blog yang tulisannya sesuka hatiku ini. Jadi disini aku mau kenalin sesi baru dari blog aku yaitu MARLING a.k.a Maroon Yang Gugling (re : googling, google), kamu tinggal baca aja, haha. Di sesi MARLING ini aku akan bahas apapun yang kalian ingin tau, atau apapun yang orang-orang suka bingung terhadap hal itu. Kadang aku suka dapat pertanyaan di DM instagram aku seperti : "Betul enggak sih pori-pori bisa mengecil?" atau "Jerawat aku kok enggak ilang-ilang ya padahal udah aku pakein obat jerawat terus?" Nah daripada bingung, jadi mending aku yang cari tau info tentang hal yang kalian bingungin, lalu aku ceritain lagi ke kalian biar enggak bingung lagi. Sekarang bingung enggak baca tulisanku? Haha. Aku menulis artikel MARLING berdasarkan hasil reset alias nanya ke orang yang lebih paham dan berdasarkan hasil reset di Google. Pastinya aku tambahin juga hasil analisa ala-ala dari aku sendiri ke artikel MARLING ini.

Nah untuk bahasan pertama di sesi MARLING ini aku bakal ngebahas tentang KOMEDO! Kalian pasti tau banget bentuknya komedo kayak apa kan, mengganggu banget enggak sih? Bikin kulit jadi kasar, apalagi kalau komedo yang warnanya hitam. Ya ampun udah susah dibersihinnya, nangkring di hidung, ganggu penampilan banget deh pokoknya :(

Tapi sebetulnya kamu sendiri tau enggak sih komedo munculnya darimana? Kok bisa ada komedo di muka kita? lanjut baca ya, aku jelasin pelan-pelan. Kalau ada yang bingung mau ditanya silahkan komen dibawah :)

APA SIH KOMEDO ITU?
Komedo bisa dibilang jerawat yang jenisnya ringan atau bisa juga jadi calon jerawat, karena kalau udah parah beneran bisa jadi jerawat. Komedo muncul akibat produksi minyak berlebih yang dihasilkan oleh kelenjar minyak pada kulit. Selain itu komedo juga dapat muncul ketika kita tidak membersihkan kulit dengan benar sehingga kotoran masih tersisa di kulit, atau bisa juga ketika menggunakan makeup yang tipenya masuk dan mengisi pori-pori yang menyebabkan pori-pori tersumbat. Pokoknya kalau pori-pori kalian tersumbat karena kotoran, nah itu deh bisa jadi komedo.

DIMANA KOMEDO MUNCUL?
Biasanya tentu aja di hidung ya, udah pasti. Lebih tepatnya lagi komedo muncul di T-Zone atau daerah T (sekitar dahi dan hidung). Tanda munculnya komedo? Jelas banget kalau kulit ada komedonya pasti terasa kasar atau beruntusan, karena pori-pori kulit terisi kotoran, jadi tekstur kulit seperti timbul, tidak rata, kasar. Bisa juga terlihat dari warna yang dihasilkan oleh komedo tersebut, ada komedo putih (white head) dan komedo hitam (black head). Apa perbedaan white head dan black head? Mari kita bahas lebih lanjut.

WHITE HEAD VS BLACK HEAD
Awal munculnya komedo pasti berwarna putih karena kotoran yang tersumbat masih terlindungi oleh lapisan kulit. Ketika kotorannya sudah sangat menumpuk dan menembus lapisan kulit yang menutupi komedo putih, komedo akan menjadi hitam karena terkena udara di luar kulit, entah dari polusi, bahan kimia seperti asap rokok, make up. Namun ada juga komedo yang tidak terlalu terlihat, tapi kalau dipencet keluar putih komedo putih yang lunak, begitu dikeluarin bentuknya jadi kayak cacing gitu karena nyambung terus (komedoku biasanya yg model gini). Jadi lebih mending komedo yang gimana bentuknya? White or Black?

Enggak ada yang mending sis, semuanya harus dibersihin!

White Head memang tidak terlalu terlihat di kulit kalau dari jauh, berbeda dengan Black Head yang walaupun dari jauh sudah terlihat hitam-hitam di hidung. Semua komedo berpotensi jadi jerawat, khusus di kulitku white head lebih sering jadi jerawat ketimbang black head. Aku cerita berdasarkan pengalamanku ya. Ketika kotoran menumpuk di pori-pori dan tidak dibersihkan, otomatis akan menggumpal dan jadi komedo (white head). Jika kita tidak membersihkannya dengan benar maka komedo tersebut akan menumpuk dan bertambah besar sehingga membengkak karena white head tidak dapat keluar dari pori-pori. Kalau udah membengkak, kulit bisa mengalami infeksi yang menyebabkan area komedo menjadi bengkak, memerah dan sakit, bahkan bisa berisi cairan putih seperti nanah (jerawat nanah).

Black Head tidak perlu ditanya lagi memang terlihat jelas di kulit, biasanya muncul di area hidung. Cara menghilangkannya agak lebih susah dibanding white head karena komedo ini lebih kotor dan berada diluar lapisan kulit, jadi terlihat seperti 'menancap' ke kulit. Buktinya memang black head ini bisa dicabut menggunakan pinset atau ditekan menggunakan jari sampai keluar 'biji' komedonya. Aku sebut biji karena black head biasanya sudah agak mengeras. Maka dari itu biasanya orang-orang menggunakan plester seperti Biore Pore Pack, atau masker peel off yang bisa mencabut black head dari pori-pori. Tapi aku tidak menyarankan cabut black head pakai pinset ya, wah wah wah bisa infeksi nanti kulitmu kalau ditarik komedonya, karena ketika menarik komedo menggunakan pinset bisa jadi bulu wajah kalian ikut ketarik juga. Kalau bulu ditarik secara paksa bisa berakibat radang di folikel rambut atau tempat si bulu itu tumbuh. Kalau kalian tertarik nanti aku bahas tentang folikel rambut lebih jelas lagi, komen ya dibawah hehehe.

Anyway dari info yang aku dapat banyak kasus ketika pengguna krim dokter melepas perawatannya, mereka mengalami hujan black head yang akhirnya jadi jerawat. Kok bisa begitu? Menurut pendapatku pribadi, krim dokter biasanya keras apalagi yang krim racikan dengan embel-embel "PUTIH DALAM SEMINGGU!" "WAJAH MULUS DALAM 3 HARI!" dan sejenisnya. Krim seperti itu kalau dipakai secara rutin apalagi digunakan dalam jangka panjang misal 6 bulan aja, efeknya bisa merusak skin barrier. Nanti aku pelajari lebih lanjut tentang krim racikan berbahaya. Disini hubungannya sama komedo adalah ketika skin barrier rusak maka kulit akan lebih mudah terkena kotoran sehingga komedo yang dihasilkan akan lebih banyak. Karena banyak kasus setelah lepas krim dokter komedonya keluar semua yang akhirnya jadi jerawat di seluruh wajah.

CARA MENGHILANGKAN KOMEDO
  1. Double Cleansing. Karena komedo muncul dari kotoran yang menumpuk maka yang harus dilakukan adalah membersihkan wajah dengan benar. Jangan langsung cuci muka pakai facial wash, karena facial wash aja enggak akan cukup untuk angkat semua kotoran di wajah, apalagi kalau kulit kamu berminyak. Silahkan awali tahap cleansing kalian dengan menggunakan micellar water, lalu cuci muka pakai sabun cuci muka. Jika kamu menggunakan makeup lengkap bisa pakai cleansing oil untuk menghilangkan makeupnya terlebih dulu, lalu pakai micellar water untuk membersihkan sisa minyak, baru cuci muka menggunakan sabun cuci muka kalian. Dengan melakukan double cleansing kulit kalian akan terbiasa bersih dan komedo akan hilang dengan sendirinya.
  2. Gunakan Clay Mask. Clay mask seperti yang kalian ketahui, umumnya bekerja untuk menyerap minyak. Sekarang udah banyak banget clay mask yang berguna untuk menghilangkan komedo seperti clay mask dari brand Innisfree Jeju Volcanic Pore Clay Mask, atau Laneige Mini Pore Waterclay Mask. Kalau kalian merasa berat di ongkos bisa juga menggunakan masker bubuk yang fungsinya untuk menyerap minyak.
  3. Rire All Kill Black Head. Ada yang pernah pakai ini? Rire adalah brand asal Korea yang baru-baru ini aku lirik karena waktu aku pakai All Kill Black Head hasilnya sangat bagus! Fortunately aku udah bikin review lengkapnya, cek disini : 
[REVIEW] RiRe - All Kill Blackhead Remover Stick -- Hilangkan Komedo Dalam 5 Menit!

Sekian dulu tulisanku yang udah panjang banget ini, sebetulnya masih ada lagi yang mau aku bahas tentang komedo, tapi enggak mau aku lanjutin disini takutnya kalian capek bacanya hahaha. Ditunggu aja lanjutannya yaa.

Thanks for reading, see you on my next post!

Love,
R i z t `



Hai hai! Welcome back to my skincare review *yeeey*. Kali ini aku mau review jenis skincare yang belum pernah aku review sebelumnya. Aloe Vera. Salah satu skincare yang super jarang banget aku pakai. Aku pernah coba aloe vera yang hits banget tuh dan hasilnya greasy banget enggak enak yaampun, kulitku malah jadi muncul white head. Kenapa langsung muncul white head? Di kulitku, white head adalah salah satu tanda bahwa aku enggak cocok sama produk itu atau kulitku terlalu lembap setelah pakai produk itu. Kulitku sensitif dan enggak bisa menerima skincare yang terlalu lembap, makanya aku enggak pernah pakai aloe karena fungsi aloe pasti untuk melembapkan kulit. Tapi ternyata aku nemu aloe yang ternyata bisa cocok di kulitku, yaitu Benton Aloe Propolis Soothing Gel.

Jadi ceritanya bulan April kemarin aku datang ke Indo Beauty Expo di JIExpo, Kemayoran. Disana banyak booth skincare dan makeup dari Indonesia dan Asia. Ternyata disana ada booth Style Korean. Kalian tau Style Korean? Style Korean adalah E-Commerce asal Korea yang sudah ada sejak tahun 2012 dan masuk ke Indonesia mulai tahun 2016 lalu. Style Korean juga dipercaya sebagai distributor dari beberapa brand Korea yang belum masuk secara resmi ke Indonesia seperti Nacific, Benton, dan brand lainnya yang belum memiliki BPOM. Jadi disini Style Korean juga mengurus BPOM produk-produk tersebut, salah satunya produk Benton yang akan aku bahas disini, BPOM-nya juga diurus oleh Style Korean. So langsung aja ya ke review-nya.


Packaging
Disini aku dapat minisize-nya, bentuk tube-nya simpel berwarna hijau. Untuk fullsize packagingnya sama aja, cuma beda di netto. Kalau minisize netto 30ml sedangkan fullsize 100ml. Kebanykan produk Korea pada packagingnya masih dalam bahasa Korea atau tulisan hangeul, namun Benton Aloe Propolis Soothing Gel yang dipasarkan di Indonesia saat ini sudah berbahasa Inggris. Ya setidaknya jadi lebih mudah untuk membacanya kan :)
PAO : 6 M (6 bulan)

Ingredients
Active : Allantoin 0.5%
Inactive : Aloe Barbadensis Leaf Water, Butylene Glycol, Aqua (Water), Pentylene Glycol, 1,2-Hexanediol, Glycerin, Propolis Extract, Aloe Barbadensis Leaf Extract, Betaine, Cucumis Sativus (cucumber a.k.a timun), Fruit Extract, Portulaca Oleracea Extract, Camellia Sinensis Leaf Extract, Aloe Barbadensis Leaf Juice Powder, Zanthoxylum Piperitum Fruit Extract, Pulsatilla Koreana Extract, Usnea Barbata (Lichen) Extract, Acrylates/C10-30 Alkyl Acrylate Crosspolymer, Arginine. 


Texture
Warnanya bening dan teksturnya mirip dengan aloe vera lainnya, namun menurutku lebih ringan. Wangi aloe tapi waktu dipakai jadi ilang gitu wanginya. Aloe vera milik Benton ini juga lebih mudah menyerap ke kulit dan tidak menyebabkan greasy (berminyak berat yang tidak nyaman), karena waktu kena suhu tubuh langsung mencair gitu. Aku pernah pakai aloe vera lain yang susah banget nyerapnya sampai harus di kipas-kipas padahal aku pakainya enggak banyak, hasilnya malah berminyak banget mukaku, makanya aku enggak pernah pakai aloe. Tapi semenjak kenal Benton Aloe Propolis Soothing Gel sih aku jadi suka pakainya. Biasanya aku pakai kalau mukaku lagi kering banget karena di ruangan ber-AC dan aku pakai habis renang untuk ngademin muka. 

Results
Hasilnya tentu aja buat lembapin kulit, tapi tidak over lembap. Sejauh ini sih enggak ada ngaruh ke jerawatku ya, memang sebetulnya aloe tuh bukan buat ngobatin jerawat kok. Untuk menenangkan jerawat radang bisa, tapi bukan sebagai obat jerawat. Jangan salah kaprah sama embel-embel marketing yang bilang "aloe bisa menghilangkan jerawat", no. Memang ada beberapa kulit yang jerawatnya sembuh karena pakai aloe, tapi kamu harus paham dia jerawatannya karena apa? Kalau jerawatnya lebih ke beruntusan ya memang aloe fungsinya untuk menenangkan wajah jadi beruntusannya bisa hilang, BUKAN untuk obat jerawat. Jangan salah yaa.

Jadi memang sebelum pakai skincare kalian harus tau dulu apa yang dibutuhkan sama kulit kalian. Aku pakai aloe ini untuk menenangkan wajah kalau habis panas-panasan di luar rumah. Selain itu juga aku bawa setiap aku staycation di hotel, karena kamar pasti full AC jadi biar mukaku enggak kering pasti aku pakai aloe ini. Oh ya kalau habis renang juga aku pakai biar mukaku enggak panas. Kadang juga kalau mukaku lagi kering dan aku mau pakai makeup, aku suka pakai aloe Benton biar mukanya lembap jadi makeupnya bisa lebih nempel.

Pros
  • No Alcohol
  • Cepat menyerap
  • Tidak greasy
  • Harga terjangkau
Cons
  • Belum ada, aku suka :D
Jadi gimana, mau ikut pakai Benton Aloe Propolis Soothing Gel? Kalau kalian mau beli bisa langsung ke websitenya stylekorean di id.stylekorean.com harganya Rp. 240.000,- dan sekarang lagi diskon 30% jadi cuma Rp. 168.000,-. Ini harga fullsize ya, bukan minisize kayak punyaku hihi.

Thanks for reading anyway, see you on my next review!

Love,
R i z t `
Review Makeup Althea

Pecinta Korean Makeup Look ayo ngacung! *angkat tangan*. Sebetulnya aku enggak anak K-Beauty amat ya, kalau kalian lihat di instagram aku sih lebih sering makeup biasa aja dan lebih banyak ke western karena konturnya lebih keras, maklum mukaku kan bulat hahaha. Tapi untuk sehari-hari sih aku lebih suka Korean Makeup Look yang simpell banget gituloh, cuma pakai eyeshadow 1 warna aja yang shimmer cantik gitu. Lipennya juga pakai lip tint ombre kayak lagi sakit panas dalam. Nah di post kali ini aku bakal sharing Tutorial Korean Makeup Look menggunakan produk dari brand Korea yaitu Althea. Althea sendiri sebetulnya sudah ada dari sekitar tahun 2017, namun sempat close untuk merapihkan sistem mereka, kemudian buka kembali pada tahun 2018 dan memproduksi beberapa produk skincare dan makeup yang ciamik namun harganya masih sangat terjangkau. Apa aja produk Althea yang aku pakai? Yuk langsung scroll kebawah untuk tau detailnya!

Review Concealer Althea

Althea Flawless Creamy Concealer
Aku bahas runut ya mulai dari complexion dulu. Untuk complexion disini Althea baru punya concealer dan powder. Concealernya ada 4 shade dari yang terang sampai gelap :
  • #01 Vanilla
  • #02 Ginger
  • #03 Honey
  • #04 Mocha 
Buatku concealer Althea termasuk salah satu favorit aku, karena cukup ringan. Walaupun dipakai agak tebal untuk makeup yang berat, hasilnya enggak cakey. So far aku suka karena harganya cukup murah juga cuma 56.000 dengan Netto 6 gram. Aku suka produk yang enggak terlalu banyak isinya kayak gini, karena aku termasuk jarang pakai concealer, jadi pasti concealernya bisa habis sebelum PAO-nya selesai haha. Kan sayang yaa udah beli mahal terus rusak gitu karena jarang dipakai eh udah lewat PAO-nya. Anyway yang belum tau PAO itu Period After Opening, jadi berapa lama produk itu bisa digunakan setelah packagingnya dibuka.


Shade Concealer Althea
Tutorial Korean Makeup Look

Karena aku mau makeupnya flawless jadi aku pakai concealernya agak banyak untuk menutupi kerutan bawah mata. Lalu aku pakai juga di bagian dahi, kening dan dagu untuk membuat highlight, jadi bagian tersebut terlihat lebih cerah. Caranya gampang banget tinggal di blend pakai sponge atau pakai jari aja juga bisa kok. Sesuai namanya, tekstur concealer ini creamy banget dan gampang di blend, makanya aku bilang blend pakai jari aja bisa kok. Aku juga biasanya blend concealer pakai jari sih biar enggak kecolok matanya haha.

Review Petal Velvet Powder Althea

Althea Petal Velvet Powder
Seperti yang udah aku sebut sebelumnya, Althea memiliki produk powder dan tentunya dalam ukuran yang cukup mini juga hanya 3 gram. Beda dengan kebanyakan produk powder lainnya yang sizenya bisa 2-3x lipat dari Petal Velvet Powder ini. Sebetulnya powder sekecil ini dan sehalus ini lebih cocok jadi setting powder. Tapi menurutku untuk ukuran powder coveragenya lumayan loh, bagus untuk menyamarkan noda bekas jerawat. Untuk shadenya sendiri ada banyak, sebetulnya kemarin aku dapat 3 shade : #0 Translucent, Lavender, sama #23 Warm Beige. Disini aku pakai shade #23 Warm Beige.

Tutorial Korean Makeup Look

Cara pakainya gampang banget tinggal diratakan aja ke seluruh permukaan wajah. Hasilnya bikin kulit lebih flawless dan ringan banget! Yang paling aku suka dari Petal Velvet Powder ini adalah kuat banget untuk nahan minyak berlebih di bagian T-zone. Karena aku kulitnya oily-combi jadi bagian T-zone aku suka berminyak lebih dulu. Kalau pakai powder ini minyak aku bisa tahan sampai 4-5 jam, tapi di dalam ruangan yaa. Beda cerita kalau panas-panasan keringetan ya pasti lebih cepat dan lebih banyak berminyaknya.

Review Eyeshadow Althea

Althea Eye Palette Sunrise & Moonrise BCL x Althea
Salah satu palette kecintaan aku ya ini, Eye Palette Sunrise & Moonrise. Eyeshadow palette ini adalah hasil kolaborasi antara Althea dengan BCL a.k.a Bunga Citra Lestari, penyanyi kebanggaan Indonesia Raya yeeey *applause*. Walaupun semua shadenya shimmer dan cuma 1 yang matte tapi shimmernya enggak berlebih dan pigmented banget! Enggak perlu capek blending karena memang semudah itu di blend pakai brush. Powdery sedikit banget dan enggak fall out. I love it. I looove it! 

Oh ya aku belum bahas packagingnya ya. Istimewa banget sih ini tutupnya pakai magnet jadi enggak bakal ada istilah segelannya patah lah apa, nope. Kacanya bagus, aku bahas kaca karena emang kayak dunia real gitu loh gak kayak kaca, gimana sih hahahaha. Pokoknya suka banget lah sama packagingnya, simpel, kokoh, elegan. So wajar banget kalau palette ini di banroll dengan harga Rp. 490.000,- karena memang kualitasnya luar biasa. No fall out, packaging kokoh, cocok banget lah pokoknya. Menurut aku worth banget karena warnanya semua bisa dipakai untuk daily look. 

Review Eyeshadow Althea
Tutorial Korean Makeup Look

Untuk Day Makeup Look aku pakai shade yang natural. Aku pakai shade nomor 5 untuk mewarnai alis. Lalu untuk mata aku gunakan shade nomor 2, diratakan sampai ke seluruh kelopak mata. Tapi jangan sampai alis ya, cukup sampai atas tulang mata aja. Next aku pakai shade nomor 1 untuk mencerahkan bagian eye lid atau lipatan mata. caranya gampang, tinggal di swipe aja pakai jari juga bisa kok. Memang eyeshadow shimmer itu lebih bagus kalau diaplikasikannya pakai jari. Lebih nempel dan pigmented warnanya. 

Review Spotlight Eye Glitter Eyeliner Althea

Althea Spotlight Eye Glitter
Ah ini juga aku cinta produknya. Jadi gini, aku bisa bilang suka banget sama produk ini karena sebelumnya pernah punya yang model gini juga tapi gak sebagus ini. Bagus buat orang relatif ya, untuk aku produk ini pas banget di warna kulitku, gampang banget dipakenya, dan aku suka karena shimmer dan butiran glitternya pas.

Althea Spotlight Eye Glitter ini adalah eye liner liquid shimmer dan ber-glitter. Ada dua shade yaitu #01 Gold Light dan #02 Pink Light. Kenapa aku suka?
  1. Brush aplikatornya kecil tipis tapi kokoh lurus gitu, mudah untuk bikin garis tipis.
  2. Cepat kering, jadi enggak beleberan. Tau beleberan kan? Berantakan gitu deh pokoknya.
  3. Shimmer dan ukuran glitter-nya pas, bisa dipakai untuk daily look.
  4. Bisa dijadiin eyeshadow shimmer.
Poin nomor 4 sering banget aku lakuin, yaitu jadiin eye glitter ini untuk jadi eyeshadow. Bagus banget jadinya kan transparan shimmer glitter gitu jadi bercahaya matanya hahaha.


Review Spotlight Eye Glitter Eyeliner Althea
Tutorial Korean Makeup Look

Nah di look ini aku pakai Spotlight Eye Glitter di bawah mata dan di garis mata yang biasa untuk pakai eyeliner. Efeknya mata jadi lebih besar dan cerah, bagus kan :D

Review Watercolor Cream Tint Althea

Althea Watercolor Cream Tint
Kalau yang ini aku udah pernah review lengkap, kalian bisa cek reviewnya disini :

REVIEW Althea Watercolor Cream Tint All Shades


Review Watercolor Cream Tint Althea
Tutorial Korean Makeup Look

Disebut Cream Tint karena teksturnya memang creamy banget. Aku pakai lip tint ini untuk dijadikan blush on juga. Aku pernah coba untuk dijadiin eyeshadow tapi ternyata gampang ilang, so yaa untuk blush on aja deh. Ada 4 shade yang cantik-cantik. Untuk blush aku pakai shade #03 Peach Cream.

Tutorial Korean Makeup Look

Karena makeupnya untuk siang hari jadi aku pakai lip tint ombre. Kalau di bibir ini aku pakai shade #02 Strawberry Cream. Favoritku banget sih Strawberry Cream ini karena warnanya orange. Aku suka makeup peach-orange karena cocok banget di warna kulitku :)
Anyway untuk highlighter aku pakai eyeshadow shade nomor 1 yaa.


TARAAAAAAAA!
Jadi deh Day Makeup Look untuk siang hari. Kalian bisa pakai setting spray agar makeup-nya tahan lebih lama.

Tutorial Korean Makeup Look

Nah untuk Night Makeup Look kalian bisa banget pertegas warna eyeshadownya. Disini aku pakai shade nomor 6 untuk bagian luar kelopak mata, dan shade nomor 4 untuk bagian dalam kelopak mata. Kalau kalian merasa warnanya masih kurang strong, kalian bisa tambahkan lagi eyeshadownya, yang penting di blend ya biar rapih dan warnanya tercampur dengan baik. 

Tutorial Korean Makeup Look

Aku juga pakai eyeliner tipis untuk mempertegas mata dan menggunakan lip tint sampai full lips agar lebih bold. Ini dia Korean Night Makeup Look ala aku. Mudah banget kan bikinnya, siapapun bisa ngikutin, aku jamin! :D

Mau punya produknya juga? Bisa banget, kalian tinggal main ke websitenya Althea aja di www.althea.kr, pembelian diatas Rp. 300.000,- dapat free ongkir loh!

Sekian review dan tutorial dari aku, semoga kalian suka yaa hasilnya :)

See you on my next post!

Love,
R i z t `
Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda

ABOUT ME

Hi there! I love to share anything that i love. Hope you guys enjoy it!

SUBSCRIBE & FOLLOW

POPULAR POSTS

  • Acne Treatment di ZAP Premiere Senayan City

Categories

  • #MaroonYangGoogling 2
  • Ampoule 3
  • Beauty Event 19
  • Bodycare 11
  • Cleansing 8
  • Complexion 8
  • Essence 4
  • Eye Product 8
  • Face Mask 6
  • Fashion Event 1
  • Food 5
  • Haircare 8
  • Hangout 3
  • Health 3
  • Hotel 2
  • lifestyle 1
  • Lip Product 15
  • Makeup 38
  • Moisturizer 5
  • Oil 2
  • Parfume 1
  • Serum 12
  • Skincare 47
  • Staycation 2
  • Sunscreen 5
  • Toner 4
  • Tools 1
  • Travel 5
  • Treatment 2

Advertisement

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Total Tayangan Halaman

Arsip Blog

  • ▼  2022 (5)
    • ▼  Oktober (1)
      • [REVIEW] SNP Prep Salironic Serum - Serum untuk me...
    • ►  Juli (1)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2021 (12)
    • ►  Desember (2)
    • ►  November (2)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Juni (1)
    • ►  April (2)
    • ►  Maret (3)
  • ►  2020 (19)
    • ►  Desember (1)
    • ►  November (2)
    • ►  Oktober (2)
    • ►  September (1)
    • ►  Juli (2)
    • ►  April (1)
    • ►  Maret (4)
    • ►  Februari (3)
    • ►  Januari (3)
  • ►  2019 (39)
    • ►  Desember (4)
    • ►  November (4)
    • ►  Oktober (4)
    • ►  September (1)
    • ►  Agustus (2)
    • ►  Juli (2)
    • ►  Juni (2)
    • ►  Mei (5)
    • ►  April (6)
    • ►  Maret (2)
    • ►  Februari (3)
    • ►  Januari (4)
  • ►  2018 (52)
    • ►  Desember (8)
    • ►  November (10)
    • ►  Oktober (4)
    • ►  September (4)
    • ►  Agustus (3)
    • ►  Juli (4)
    • ►  Juni (3)
    • ►  Mei (2)
    • ►  April (4)
    • ►  Maret (3)
    • ►  Februari (2)
    • ►  Januari (5)
  • ►  2017 (14)
    • ►  Desember (5)
    • ►  November (5)
    • ►  Oktober (4)

Beautynesia

beautynesia blogbeautynesia

Pengikut

Oddthemes

Discount Voucher

Designed by OddThemes | Distributed by Gooyaabi Templates